Tampilkan postingan dengan label Samsung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samsung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Oktober 2014

gear vr
Di acara penjualan perdana Galaxy Note 4 Consumer Launch yang berlangsung hari ini di Senayan City, Jakarta, Samsung juga memamerkan perangkat inovatif berbasis virtual reality. Perangkat hasil kerjasama antara Samung dan Oculus ini diberi nama, Samsung Gear VR.

Gear VR adalah headset virtual reality debutan Samsung yang pertama kali diperkenalkan pada ajang IFA 2014 Spertember kemarin. Headset ini diposisikan sebagai aksesoris dari phablet Galaxy Note 4.

Gear VR memiliki dual lensa yang berfungsi untuk memberikan efek 3D. Di bagian sisi tengah layarnya, terdapat dudukan untuk menaruh Galaxy Note 4.


Dengan menggunakan Gear VR, pengalaman Anda dalam mengonsumsi konten video di Galaxy Note 4 akan semakin menakjubkan. Tak hanya itu, Gear VR juga mampu mengoptimalkan pengalaman bermain game di Galaxy Note 4.

"Gear VR belum di jual di Indonesia. Di sini kita hanya mau kasih experiences saja buat para pengunjung," papar Marketing Director Samsung Mobile, Vebbyna Kaunang saat ditemui tim Tekno Liputan6.com.

Meski belum ada kepastian kapan Gear VR akan dijual di Indonesia, namun menurut yang dilansir laman Venture Beat beberapa waktu lalu, Gear VR akan dijual dengan harga US$ 199 atau sekitar Rp 2,3 juta.
Gadget
Samsung baru saja mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengembangkan sebuah teknologi jaringan Wi-Fi 60GHz, yang memungkinkan kecepatan transfer data hingga 4.6Gbps. Seperti apa?

Bloomberg melaporkan, Samsung berusaha untuk mengkomersilkan 60GHz milimeter-gelombang pita teknologi Wi-Fi paling awal pada tahun depan.

Direncanakan kalau teknologi ini menggunakannya dalam berbagai produk audio visual, peralatan medis, Samsung Smart Home produk, IOT (Internet of Things), dan peralatan telekomunikasi.

Teknologi WiFi ( Wi-Fi 802.11ad) terbaru ini lima kali lipat kecepatan-nya, bila dibandingkan dengan generasi teknologi Wi-Fi sekarang yang hanya menawarkan kecepatan (108MB per detik).

Bahkan dengan Wi-Fi teknologi baru ini, file film 1GB akan memakan waktu kurang dari 3 detik untuk mentransfernya antar perangkat.

Menurut Samsung, teknologi ini menghilangkan gangguan co-channel, sehingga menghilangkan kesenjangan antara kecepatan teoritis dan kecepatan yang sebenarnya.

Hal ini Ini akan membantu dalam mencapai sepuluh kali kecepatan bila dibandingkan dengan 2.4GHz dan 5GHz Wi-Fi teknologi yang sedang digunakan.

Menurut Kim Chang Yong, Head of DMC R&D Center of Samsung Electronics mengatakan, "Samsung telah berhasil mengatasi hambatan komersialisasi 60GHz Band gelombang milimeter teknologi Wi-Fi, dan berharap untuk mengkomersilkan terobosan teknologi ini,"

"Perubahan baru dan inovatif menunggu perangkat generasi Samsung, sementara kemungkinan-kemungkinan baru yang telah dibuka untuk pengembangan masa depan teknologi Wi-Fi. " papar Yong.

Berbeda dengan teknologi 60GHz Wi-Fi lain (Wi-Fi 802.11ad) yang bukan komersial karena sifat penetrasi yang lemah dan kehilangan jalur tunggal.

Samsung sedang mencoba untuk membuat teknologi Wi-Fi mereka komersial dengan meningkatkan kualitas sinyal secara keseluruhan dengan bantuan beam-mikro pertama di dunia membentuk teknologi kontrol.

Hal ini juga mengembangkan metode pertama di dunia yang memungkinkan beberapa perangkat untuk terhubung secara bersamaan ke jaringan.(inilah.com)
Ilustrasi Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A7 (foto : Phonesreview)
Samsung dirumorkan sedang mengembangkan handset Galaxy A Series. Kali ini bocoran datang yang memberitakan spesifikasi Samsung Galaxy A7.

Galaxy A7 memiliki kode nama SM-A700FD dan berteknologi layar FHD. Selain itu kabarnya perangkat ini didukung oleh prosesor 64-bit.

Smartphone ini juga akan memiliki kompatibilitas dual SIM, tetapi ketersediaan itu hanya aka nada di negara-negara timur yang memang lazim menggunakannya.

Kabarnya, perangkat ini akan memiliki upgrade pada spesifikasi dari handset-handset sebelumnya. A7 Series juga akan menjadi perangkat mid-range di kelas smartphone Samsung.

Sebelumnya diketahui, Samsung dikabarkan akan membuat smartphone Galaxy Generasi A. Nama-nama seperi Galaxy A3, A5, dan terakhir A7 telah beredar di kancah maya selama beberapa bulan lalu. Demikian dikutip Phonesreview, Sabtu (25/10/2015).

Kamis, 23 Oktober 2014

Samsung Galaxy Note 4 baru saja dirilis secara resmi untuk pasar Tanah Air. Phablet generasi terbaru Samsung rencananya akan dibanderol dengan harga Rp 9,5 jutaan.

Kehadiran Galaxy Note 4 ini tidak berselang jauh dengan diumumkannya sistem operasi anyar Android 5.0 Lollipop. Google sejauh ini menginformasikan bahwa untuk gelombang awal, Android Lollipop hanya akan tersedia bagi jajaran perangkat Nexus dan Google Play Edition. Perangkat-perangkat berbasis Android lainnya akan segera menyusul.

Tak ingin kehilangan momentum, lewat akun Twitter resmi (@SamsungMobile) pihak Samsung memastikan bahwa Android Lollipop akan segera hadir di Galaxy Note 4. Untuk sementarra sistem operasi default yang disematkan pada Galaxy Note 4 adalah Android 4.4 KitKat dipadu dengan antarmuka TouchWiz. 

Menurut yang dilansir laman Phone Arena, Kamis (23/10/2014), akun @SamsungMobile memang tidak secara eksplisit berkicau bahwa Android 5.0 Lollipop bakal segera tersedia di Galaxy Note 4. Mereka hanya mengatakan, "Lihatlah ini, layar #GalaxyNote4 Quad HD Super AMOLED benar-benar manis. #NoteTheDifrence."

Namun menyertai tweet tersebut akun @SamsungMobile pun mem-posting foto layar handset Galaxy Note 4 yang dipenuhi dengan beraneka ragam bentuk permen lollipop. Hal ini diyakini sebuah pertanda dari Samsung akan kehadiran update sistem operasi Android Lollipop di Galaxy Note 4.

Liputan6
DUPLICATE

Banyak smartphone supercopy alias smartphone replika yang beredar di pasaran. Ironisnya, smartphone replika banyak meniru desain dan menempel merek smartphone premium besutan Samsung dan Apple, seperti iPhone dan seri Galaxy.

Menurut pantauan tim Tekno Liputan6.com, smartphone supercopy tak hanya marak dipasarkan di toko ponsel tetapi juga dunia maya oleh sejumlah supplier. Di antaranya mulai dari situs jejaring sosial Facebook, blog yang khusus dibuat untuk menjual smartphone supercopy hingga melalui pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) atau WhatsApp.

Berkaitan dengan semakin maraknya smartphone supercopy di pasar ponsel Indonesia, Andreas Rompis selaku Vice President IM Business Samsung Electronics Indonesia, menanggapinya dengan dingin.

"Kami sangat prihatin dengan fenomena ini. Langkah yang kami lakukan untuk mencegah peredaran smartphone supercopy adalah dengan mengedukasi para pedagang ponsel untuk tidak menjual smartphone replika," kata Andreas di The Hermitage Hotel, Menteng, jakarta.

Selain itu, lanjut Andreas, pihaknya juga telah mengedukasi para konsumen untuk tidak menggunakan smartphone supercopy.

"Kami telah menjelaskan kepada konsumen bahwa menggunakan produk smartphone supercopy dapat menimbulkan risiko yang tidak diinginkan," tambahnya.

"Jika konsumen membeli smartphone supercopy berlabel Samsung dan dikemudian hari produk yang dibelinya itu menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, kami tidak akan bertanggung jawab akan hal itu," sambung Andreas.

Ketika ditanya mengenai langkah hukum yang telah dilakukan Samsung dalam menyikapi smartphone supercopy, Andreas menjawab bahwa pihaknya belum melakukan langkah khusus dalam menangani kasus tersebut.

"Aparat penegak hukum pasti sudah tahu dengan peredaran smartphone supercopy di pasar Indonesia. Kami bukan pihak atau aparat yang berhak menangani kasus itu. Maka dari itu semuanya kami serahkan kepada penegak hukum," tutup Andreas.
Febri Rusli, Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia 
Samsung yang dikenal sebagai pemimpin mobile dunia kini tahtanya merasa terancam ketika saat ini banyak vendor smartphone yang menawarkan perangkat berspesifikasi tinggi dengan harga terjangkau.

Salah satu vendor smartphone yang kini menyedot perhatian para pecinta smartphone adalah Xiaomi. Meski belum lama bermain di ranah perangkat mobile, perusahaan asal Tiongkok itu sudah memiliki kekuatan daya tarik pasar yang sangat baik.

Laporan terbaru dari lembaga analisa pasar, Canalys menyebutkan Xiaomi sukses menggeser posisi Samsung di pasar smartphone daratan China. Bahkan pasar ponsel India kini tak lagi dikuasai Samsung.‎ Kabar terbaru menyebutkan pabrikan lokal Negeri Hindustan, Micromax, telah berhasil menjungkalkan Samsung pada kuartal kedua 2014.

"Kami memang mendengar pemberitaan seputar penjualan produk mobile Samsung yang mulai menurun di sejumlah media. Kehadiran smartphone berspesifikasi tinggi dengan harga murah memang menjadi ancaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata," kata Febri Rusli selaku Product Marketing Senior Manager Samsung Mobile saat ditemui tim Tekno Liputan6.com di The Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta.

Febri menuturkan, sebagai pemimpin smartphone dunia, tentunya semua pesaing Samsung dijadikan sebagai ancaman. Untuk itu pihaknya akan berusaha untuk terus menyediakan smartphone yang diinginkan konsumen.

"Sebagai pemimpin smartphone dunia, pastinya akan selalu merasa was-was. Maka dari itu lebih enak menjadi vendor yang berada di posisi nomor dua, di mana targetnya cuma ingin menjadi nomor satu," ujar Febri.

Berkaitan dengan hal itu, Febri menyebut pihaknya tidak akan mengorbankan sisi kualitas demi menawarkan smartphone berharga murah. Menurutnya, kualitas sebuah smartphone adalah hal yang paling utama.

Sebagai informasi, brand Samsung kini masuk ke dalam 10 merek paling berharga di dunia. Samsung bertengger di posisi ketujuh, membawahi merek Toyota, McDonald, dan Mercedes-Benz.