Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Oktober 2014

Blacberry and Smartwatch
Paten terbaru milik BlackBerry mengungkap kemungkinan perusahaan asal Kanada ini akan punya wearable device. Sebuah produk dengan penampakan mirip jam tangan pintar tampak dalam paten tersebut. 

Dikutip dari Softpedia News, Jumat (24/10/2014), badan paten dan trademark Amerika Serikat mengungkapkan BlackBerry baru saja mematenkan cara meng-unlock smartphone dengan wearable device. 

Metode ini akan menggantikan passcode konvensional atau sensor sidik jari yang mulai tren digunakan di smartphone. Jika benar, ini adalah sinyal langkah pertama BlackBerry memasuki pasar wearable gadget.

Indikasi ini sebenarnya sudah diperlihatkan oleh BlackBerry. September silam, President BlackBerry Enterprise Solutions John Sims mengatakan, BlackBerry punya banyak teknologi yang belum diungkapnya, termasuk mulai melirik smartwatch.

"Kami melakukan riset internal di berbagai wearable," kata Sims, dalam sebuah interview dengan sejumlah reporter di perhelatan Super Mobility Week di Las Vegas, Amerika Serikat.

Riset berkaitan dengan wearable yang dilakukan BlackBerry antara lain termasuk smartwatch dan kacamata pintar. Sims yang juga mengawasi pengembangan BlackBerry Messenger (BBM), dalam kesempatan ini juga sempat menyatakan keinginannya.

"Saya sangat senang jika ada BBM di wearable. Ini juga menjadi area riset kami," sebutnya lagi. 

Paten yang baru terkuak ini, bisa jadi adalah kelanjutan mengenai keseriusan BlackBerry merambah wearable gadget. Sejumlah fitur baru berkaitan dengan keamanan dan user interface (UI) untu sistem conference calling juga termasuk dalam paten ini. (detik)

Jumat, 24 Oktober 2014

Popularitas smartphobe BlackBerry memang kian meredup, namun keyboard fisik QWERTY BlackBerry belum ada yang mampu menggantikan.
Keyboard QWERTY BlackBerry memang dipuji kenyamanannya. Meski saat ini tren layar sentuh menjadi fitur wajib, tetapi tak jarang pengguna yang tetap menyimpan smartphone BlackBerry ber-keyboard fisik miliknya untuk keperluan tertentu yang membutuhkan kecepatan pengetikan. 

Popularitas smartphone BlackBerry memang kian meredup, namun keyboard fisik QWERTY BlackBerry belum ada yang mampu menggantikan. Terutama bagi sebagian orang yang berprofesi sebagai penulis karya fiksi.

Menurut yang dilansir laman Geek, ada tiga penulis yang dilaporkan menulis novel sepenuhnya dengan menggunakan smartphone BlackBerry.


Yang pertama adalah seorang jurnalis asal Inggris bernama Geordie Greig. Ia menulis buku berisikan 80 ribu kata atau setara 270 halaman dengan menggunakan keyboard QWERTY BlackBerry. Menurut Greg, aktivitasnya sangat sibuk dan tak punya kesempatan untuk menulis dalam waktu lama. Dengan menggunakan BlackBerry ia bisa menulis kapan pun dan di mana pun.

Lalu ada Brett Restall. Penulis fiksi yang satu ini sehari-harinya membuka usaha kecil-kecilan yang menyita waktu. Dengan menggunakan BlackBerry, Brett mengaku bisa menulis di sela-sela waktu bekerjanya. Ia pun pernah menulis sebanyak 50 halaman menggunakan keyboard QWERTY BlackBerry.

Dan yang terakhir adalah Dough Shuler. Berbeda dengan kedua penulis sebelumnya yang terpaksa menggunakan BlackBerry karena ridak memiliki waktu luang di depan komputer, Shuler mengaku tidak memiliki laptop atau pun komputer desktop, maka ia memilih untuk menulis di BlackBerry.

Menurut penjelasan Shuler, ia telah berhasil merilis tiga buah buku dengan proses penulisan sepenuhnya menggunakan handset BlackBerry. 

Rabu, 22 Oktober 2014

Blackberry passport
BlackBerry Passport merupakan produk baru dari blackberry, perusahaan blackberry berasal dari Kanada. Smartphone blackberry mampu bersaing dengan vendor lain yang memiliki kemampuan sama, setiap smartphone pasti memiliki kelebihan maupun kelemahan. Sekarang akan membehas tentang kelebihan dan kelemahan BlackBerry Passport, simak dibawah ini:

Jaringan BlackBerry Passport mendukung kelengkapan koneksi 2G GSM, 3G HSDPA, dan 4G LTE, dari ketiga jaringan mampu memberikan kecepatan proses, tapi tergantung provider yang anda gunakan juga. SIM Card dengan type nano SIM, ukuran ini paling kecil dan hanya terlihat emas pada SIM, jika anda bingung untuk menaruh kartu maka bisa di potong dengan alat khusus atau beli di provider yang anda gunakan sesuai ukuran.

Tampilan BlackBerry Passport sangat menarik, keyboard mendukung QWERTY, dengan Capacitive touch 3-row BlackBerry untuk memudahkan dalam pengoperasian smartphone ini. Type layar BlackBerry Passport mendukung IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors, dengan banyak warna maka smartphone lebih jernih dan ketajaman semakin jelas. Tidak hanya itu saja, ukuran layar BlackBerry Passport merupakan standar ukuran smartphone semestinya yaitu 1440 x 1440 pixels, 4.5 inches serta kepadatan layar cukup besar ~453 ppi pixel. Apalagi BlackBerry Passport juga terdapat pelincung layar supaya tidak tergores dengan type Corning Gorilla Glass 3.

Kelebihan BlackBerry Passport terdapat pada memori internal dengan kapasitas 32 GB, serta 3 GB RAM, kegunaan RAM untuk penyimpanan sementara pada aplikasi yang digunakan atau sedang berjalan. BlackBerry Passport juga mendukung memori eksternal dengan kapasitas maksimal MicroSD 128 GB, kelebihan eksternal memang diperuntukkan membantu penyimpanan pada data maupun aplikasi yang akan anda miliki.

Kamera utama BlackBerry Passport mendukung resolusi 13 MP serta ukuran 4128 x 3096 pixels, dengan fitur mendukung autofocus, optical image stabilization, LED flash, Geo-tagging, face detection, HDR, video 1080p@60fps. Smartphone BlackBerry Passport memberikan kamera depan tapi hanya mendukung resolusi 2 MP tidak sebanding dengan kamera belakang. Sistem operasi BlackBerry Passport juga mendukung versi terbaru yaitu BlackBerry 10.3, tampilan OS ini hampir seperti dengan android, meskipun banyak perbedaannya.

Prosesor BlackBerry Passport dengan type Quad-core memiliki kecepatan 2.26 GHz Krait 400, kelebihan satu lagi dengan penambah daya mendukug type serta kapasitas Non-removable Li-Ion 3450 mAh. Battery dengan kapasitas tersebut maka mampu stand-by Up to 432 h (2G) / Up to 444 h (3G), waktu bicara Up to 18 h (2G) / Up to 23 h (3G), dan pemutas musik Up to 84 h, kelebihan ini memberikan kinerja smartphone secara maksimal. Lihat kelebihan dan kelemahan BlackBerry Passport dibawah ini:

Kelebihan BlackBerry Passport
  • Jaringan 2G, 3G dan 4G
  • SIM Card dengan type Nano SIM
  • Keybooard QWERTY, dengan Capacitive touch 3-row BlackBerry keyboard
  • Type layar IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
  • Ukuran layar 1440 x 1440 pixels, 4.5 inches (~453 ppi pixel density)
  • Pelindung Corning Gorilla Glass 3
  • Memori internal 32 GB, 3 GB RAM
  • Memori eksternal microSD, up to 128 GB
  • Kamera utama mendukung 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, optical image stabilization, LED flash, Geo-tagging, face detection, HDR, video 1080p@60fps
  • Sistem operasi BlackBerry 10.3 OS
  • Prosesor Quad-core 2.26 GHz Krait 400
  • Penambah daya mendukung kapasitas Non-removable Li-Ion 3450 mAh
Kelemahan BlackBerry Passport
  • Kamera depan 2 MP
  • Harga mahal

Harga BlackBerry Passport dibandrol cukup mahal sekitar 580 EUR atau setara Rp 9.000.000,- harga ini bisa berubah sewaktu-waktu dan setiap daerah memiliki perbedaan harga. BlackBerry Passport bisa anda survey di outlet blackberry atau toko ponsel, smartphone BlackBerry Passport memiliki harga mahal sebanding dengan spesifikasi yang mendukung smartphone. Demikian ulasan tentang kelebihan vs kelemahan BlackBerry Passport, semoga menjadi perbandingan anda bila ingin membeli smartphone terbaru.